Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 26 Oktober 2014

Pendiri Satria Nusantara

PENDIRI SATRIA NUSANTARA
DR. H. Maryanto dilahirkan pada tanggal 04 April 1962 di Kisaran, Sumut Memiliki silsilah yang unik. Dari pihak Ibu darah campuran batak-cina, dan dari Bapak darah campuran Jawa-Cina. Sedangkan sejak kecil diangkat anak oleh orang Jawa. Masa remaja sampai dewasa dibesarkan di lingkungan Muhammadiyah, Kauman Yagyakarta . Aktif di Pramuka (1975-1981) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (1979-1981).
Pendidikan : SDN (1969-1974) dan Taman Dewasa Taman Siswa (1975-1977) di Kisaran, SMS Muhammadiyah II(1978-1981)dan FMIPA KIMIA Universitas Gadjah Mada (1981-1987) di Yogyakarta. SMP dan SMA dilalui sebagai juara umum sehingga diterima tanpa test di UGM.
Dari usia 11 tahun sudah hobbi membaca dan belajar sendiri sesuatu yang berhubungan dengan beladiri dan pernafasan dan pernah mempelajari aliran Prana Sakti, Sinar Putih, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Yoga, Pernafasan Taichi dan Kungfu, Pernafasan aliran Jawa, Silat Stroom dan lain.
Senang mengabungkan hasil penelitian ilmiah di Barat, penalaran dan renungan diri serta apa yang dipelajari secara tradisional maupun bacaan. Bercita-cita menjadi seorang dokter sehingga banyak mempelajari kesehatan dan sejak usia 16 tahun sudah senang mengobati orang sakit. Latar belakang Muhammmadiyah dan ilmu eksakta melengkapi pengembangan seutuhnya pada diri Maryanto.                                         Sehingga lahirlah ilmu Seni Pernafasan Satria Nusantara yang diharapkan dapat dipertangung jawabkan dari sudut Agama, Kesehatan dan ilmu Pengetahuan.
Sat-enam, tri-tiga, a-daya= kekuatan; nusa antara=nusantara=gabungan dari berbagai aliran ilmu, kesehatan, ilmu pengetahuan dan lain-lain. Jadi yang dimaksud ilmu Satria Nusantara adalah ilmu pengembangan enam indera manusia dengan tiga kekuatan yaitu nafas,jurus dan konsentrasi/dzikir yang asal usulnya dari gabungan berbagai aliran ilmu, diseleksi dengan filter agama kesehatan, ilmu pengetahuan dan lainnya sebatas kemampuan penalaran, wawasan, penelitian dan percobaan. Penulis sebagai manusia.
Mendirikan Perguruan Bela Diri Tenaga Dalam Satria Nusantara pada tanggal 31 Agustus 1985 di Yogyakarta satu tahun kemudian disempurnakan dalam bentuk badan hukum Yayasan dengan amal usaha yang sekarang disebut Lembaga Seni Pernafasan Satria Nusantara.
Pernah menjadi dosen di PTS dan FMIPA IKIP Negeri Yogyakarta (1987-1989) dan mengundurkan diri dari pegawai Negeri atas permintaan sendiri karena kesibukan di Satria Nusantara. Sehari-hari aktif sebagai Pembina Satria Nusantara yang bertangung jawab tentang keilmuan. Selama 10 tahun  telah mengunjungi 180 dati II di seluruh propinsi di Indonesia. Aktif sebagai penceramah dalam berbagai seminar dan saresehan.
Mempersunting gadis Jawa Cilacap yang sangat mendukung karir suami pada   tanggal 05 April 1985 dan dikarunia 2 putra 1 putri.
Prinsip hidup : sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain dan seorang Muslim adalah mereka yang menyelamatkan orang lain dari ganguan tangan dan mulutnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Counters

Follow by Email